banner 728x250

Operasi SAR Tiga Hari Berakhir, Warga yang Hilang di Hutan Subang Ditemukan Meninggal Dunia

Korban ditemukan sekitar pukul 13.40 WIB di kawasan hutan pada koordinat 6°38'28.5" LS dan 107°42'18.0" BT

Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban yang ditemukan di kawasan hutan Desa Bunihayu, Kecamatan Jalancagak, Subang, setelah tiga hari operasi pencarian. Shotlist.id/Foto: Istimewa
Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban yang ditemukan di kawasan hutan Desa Bunihayu, Kecamatan Jalancagak, Subang, setelah tiga hari operasi pencarian. Shotlist.id/Foto: Istimewa
banner 120x600

SUBANG, Shotlist.id – Operasi pencarian terhadap Karman (54), warga yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Desa Bunihayu, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, akhirnya berakhir setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga pencarian, Sabtu (11/7/2026).

Korban ditemukan sekitar pukul 13.40 WIB di kawasan hutan pada koordinat 6°38’28.5″ LS dan 107°42’18.0″ BT.

Selanjutnya, Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah menuju Puskesmas Jalancagak untuk penanganan lebih lanjut.

Sebelum korban ditemukan, Tim SAR Gabungan memulai operasi sejak pagi dengan melakukan assessment menggunakan drone thermal untuk memetakan area pencarian.

Personel kemudian dibagi ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).

Dua SRU melakukan penyisiran darat menggunakan pola pencarian Type 2 dengan mengikuti jalur-jalur setapak di kawasan hutan, sedangkan satu SRU melaksanakan pencarian melalui udara menggunakan drone thermal guna memperluas jangkauan pemantauan.

Kepala Kantor Basarnas Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan ditemukannya korban menandai berakhirnya operasi pencarian yang telah berlangsung selama tiga hari.

“Pada hari ketiga operasi SAR, korban atas nama Karman ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia. Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR kami usulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing,” ujarnya.

Ade juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR dan masyarakat yang terlibat dalam proses pencarian sejak hari pertama hingga korban berhasil ditemukan.

Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan operasi pencarian di medan yang cukup sulit.

Operasi SAR melibatkan sekitar 150 personel gabungan yang berasal dari Basarnas Bandung, TNI, Polri, BPBD, Damkar, Tagana, relawan, masyarakat setempat, serta berbagai unsur potensi SAR lainnya.

Setelah dilakukan debriefing dan evaluasi pada pukul 14.37 WIB, operasi SAR dinyatakan selesai dan secara resmi ditutup.*** (Yosep Trisna)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *