banner 728x250

Puntung Rokok Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Rumah di Ciamis

Berkat respons cepat petugas UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke seluruh bangunan rumah

Petugas UPTD Damkar Ciamis melakukan pendinginan usai memadamkan kebakaran yang menghanguskan satu kamar rumah di Lingkungan Yudanagara, Kelurahan Sindangrasa, Rabu (15/7/2026). Shotlist.id/Foto: Istimewa
Petugas UPTD Damkar Ciamis melakukan pendinginan usai memadamkan kebakaran yang menghanguskan satu kamar rumah di Lingkungan Yudanagara, Kelurahan Sindangrasa, Rabu (15/7/2026). Shotlist.id/Foto: Istimewa
banner 120x600

CIAMIS, Shotlist.id – Diduga dipicu bara puntung rokok yang menyambar tumpukan kapuk, kebakaran menghanguskan satu kamar rumah warga di Lingkungan Yudanagara, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis, Rabu (15/7/2026).

Berkat respons cepat petugas UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke seluruh bangunan rumah.

Rumah yang terbakar diketahui milik Ade (52), seorang buruh harian lepas.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, api diduga berasal dari bara puntung rokok yang jatuh ke tumpukan kapuk saat proses pembongkaran isi kasur di dalam kamar.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan material kapuk yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar.

“Api diduga berasal dari bara puntung rokok yang jatuh ke tumpukan kapuk ketika pemilik rumah sedang membongkar kapuk di dalam kamar bersama seorang pekerja yang merokok. Material kapuk yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar,” ujar Budi Rahmat.

Mengetahui kejadian tersebut, warga segera menghubungi UPTD Damkar Ciamis. Laporan diterima petugas pada pukul 15.28 WIB dan satu unit mobil pemadam bersama empat personel langsung diberangkatkan ke lokasi.

Petugas tiba sekitar tiga menit setelah laporan diterima dan segera melakukan pemadaman. Berkat penanganan cepat, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak sempat menjalar ke bagian rumah lainnya.

“Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melaksanakan pendinginan, observasi menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa, kemudian melakukan pendataan sebagai bahan laporan,” kata Budi.

Proses pemadaman, pendinginan, dan pemeriksaan lokasi selesai sekitar pukul 15.55 WIB.

Akibat kejadian tersebut, satu kamar berukuran sekitar 2 x 3 meter mengalami kerusakan akibat terbakar. Sementara luas bangunan rumah secara keseluruhan mencapai sekitar 6 x 10 meter.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta.

Budi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan api atau merokok, terutama di dekat benda-benda yang mudah terbakar seperti kapuk, kain, maupun bahan sejenis.

Ia juga meminta warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran apabila terjadi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan mencegah api meluas.*** (Yosep Trisna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *