banner 728x250

Hari Ketiga, Tim SAR Gabungan Intensifkan Pencarian Wisatawan Hilang di Pantai Pangandaran

Penyisiran dilakukan melalui jalur darat dan laut, Minggu (19/7/2026), meski terkendala gelombang tinggi dan cuaca yang kurang bersahabat

Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran darat dan laut pada hari ketiga pencarian wisatawan yang hilang setelah terseret ombak di Pantai Barat Pangandaran, Minggu (19/7/2026). Shotlist.id/Foto: Yosep Trisna
Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran darat dan laut pada hari ketiga pencarian wisatawan yang hilang setelah terseret ombak di Pantai Barat Pangandaran, Minggu (19/7/2026). Shotlist.id/Foto: Yosep Trisna
banner 120x600

PANGANDARAN, Shotlist.id – Memasuki hari ketiga operasi pencarian, Tim SAR Gabungan terus mengintensifkan upaya pencarian terhadap Mohamad Rizky (20), wisatawan asal Bojongsoang, Kabupaten Bandung, yang hilang setelah terseret ombak di Pantai Barat Pangandaran.

Penyisiran dilakukan melalui jalur darat dan laut, Minggu (19/7/2026), meski terkendala gelombang tinggi dan cuaca yang kurang bersahabat.

Tim SAR Gabungan membagi pencarian melalui dua metode, yakni penyisiran sepanjang garis Pantai Barat Pangandaran dan pencarian di laut menggunakan perahu jukung milik SAR Barakuda serta jetski Basarnas.

Hingga Minggu siang, korban belum berhasil ditemukan. Meski demikian, seluruh unsur SAR tetap melanjutkan operasi dengan memperluas radius pencarian di sekitar lokasi korban diduga terseret arus.

Di sela-sela pencarian, petugas juga melakukan ikhtiar dengan memanggil nama korban serta mengumandangkan azan di kawasan pencarian.

Operasi melibatkan Basarnas, Satpolairud, SAR Barakuda, Balawista, TNI, Polri, PMI, Tagana, serta para relawan yang terus berupaya menyisir titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban.

Koordinator Pos SAR Pangandaran, Edwin Purnama, mengatakan pencarian hari ketiga difokuskan pada jalur darat dan laut dengan memperhatikan sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terdampar.

“Ini adalah pencarian hari ketiga. Pencarian dilakukan melalui jalur darat dan laut. Ada beberapa titik yang menunjukkan tanda-tanda dan akan difokuskan di sekitar Pos Lima. Gelombang tinggi masih menjadi kendala dalam proses pencarian. Operasi pencarian akan dilaksanakan selama tujuh hari,” ujarnya.

Sebelumnya, tiga wisatawan yang merupakan kakak beradik asal Bandung terseret ombak saat berenang di Pantai Barat Pangandaran pada Jumat (17/7/2026) menjelang Magrib.

Dua korban berhasil diselamatkan. Jatniko dievakuasi nelayan menggunakan perahu, sedangkan Rian berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian.

Keduanya kini dilaporkan dalam kondisi membaik.

Sementara itu, Mohamad Rizky hingga kini masih dinyatakan hilang dan menjadi fokus pencarian Tim SAR Gabungan.

Petugas mengimbau masyarakat dan wisatawan agar selalu mematuhi arahan penjaga pantai, hanya berenang di zona aman, serta menghindari aktivitas berenang menjelang petang karena kondisi ombak dan arus laut selatan dapat berubah secara tiba-tiba dan membahayakan keselamatan.*** (Yosep Trisna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *