banner 728x250

OJK Tasikmalaya dan TPAKD Garut Perkuat UMKM Desa Wisata Tepas Papandayan Lewat Program Desa EKI

OJK Tasikmalaya dan TPAKD Garut memperkuat UMKM melalui Program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Desa Wisata Tepas Papandayan

Kegiatan Pra Inkubasi dan Inkubasi Program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) yang digelar OJK Tasikmalaya bersama TPAKD Kabupaten Garut di Aula Kantor Desa Karamatwangi, Kabupaten Garut, Selasa (4/8/2026). Shotlist.id/Foto: Dok. OJK Tasikmalaya
Kegiatan Pra Inkubasi dan Inkubasi Program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) yang digelar OJK Tasikmalaya bersama TPAKD Kabupaten Garut di Aula Kantor Desa Karamatwangi, Kabupaten Garut, Selasa (4/8/2026). Shotlist.id/Foto: Dok. OJK Tasikmalaya
banner 120x600

GARUT, Shotlist.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Garut terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui kegiatan Pra Inkubasi Lanjutan dan Inkubasi Program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) Desa Wisata Tepas Papandayan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Karamatwangi, Kabupaten Garut, Selasa (4/8/2026).

Program Desa EKI menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi desa yang inklusif melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha serta perluasan akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan formal.

Program ini juga merupakan salah satu program unggulan TPAKD Kabupaten Garut yang mengintegrasikan penguatan literasi dan inklusi keuangan dengan pengembangan potensi Desa Wisata Tepas Papandayan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat.

Kegiatan diikuti pelaku UMKM Desa Wisata Tepas Papandayan dan masyarakat Desa Karamatwangi.

Sejumlah narasumber dihadirkan, di antaranya dari OJK Tasikmalaya, Bank BJB, BPJS Ketenagakerjaan, serta Sigit Agus Himawan dari PT Madubaru (PG Madukismo).

Selain mendapatkan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan, peserta juga memperoleh pembekalan terkait akses pembiayaan, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, serta peningkatan produktivitas usaha pertanian sebagai upaya memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha.

Manajer OJK Tasikmalaya, Putu Arya Wirasetyanta, mengatakan Program Desa EKI tidak hanya berorientasi pada peningkatan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan, tetapi juga membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan.

“OJK mendorong Program Desa EKI menjadi fondasi terbentuknya ekosistem ekonomi desa yang inklusif. Melalui sinergi pemerintah daerah, industri jasa keuangan, BPJS Ketenagakerjaan, dan praktisi sektor riil, masyarakat tidak hanya semakin memahami produk dan layanan keuangan formal, tetapi juga memperoleh akses pembiayaan dan pendampingan usaha yang dapat meningkatkan produktivitas serta daya saing UMKM,” ujar Putu.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten Garut, Riky Rizky Drajat, mengapresiasi kolaborasi seluruh anggota TPAKD dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat di kawasan Tepas Papandayan.

“Program Desa EKI merupakan wujud nyata sinergi pemerintah daerah, OJK, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat perekonomian desa. Melalui peningkatan kapasitas pelaku UMKM dan perluasan akses terhadap layanan keuangan formal, kami berharap Desa Wisata Tepas Papandayan dapat tumbuh menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan,” katanya.

Ke depan, OJK bersama TPAKD Kabupaten Garut akan terus memperkuat implementasi Program Desa EKI melalui peningkatan kapasitas pelaku UMKM, perluasan akses terhadap produk dan layanan keuangan formal, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *