CIAMIS, Shotlist.id – Perjalanan dini hari seorang pengemudi minibus Daihatsu Sigra dari Pangandaran menuju Banjar berakhir nahas setelah kendaraannya menabrak tembok pembatas jalan di Dusun Tamansari, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jumat (7/8/2026).
Kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi karena pengemudi mengantuk hingga kehilangan kendali atas kendaraan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.25 WIB. Mobil bernomor polisi D 1107 VDI yang dikemudikan Ridwan (31), seorang petani asal Kampung Tanggueuk, Desa Cikawung, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya, melaju dari arah Pangandaran menuju Banjar sebelum akhirnya menabrak tembok pembatas jalan.
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan berdasarkan laporan yang diterima petugas, kecelakaan diduga dipicu kondisi pengemudi yang mengantuk sehingga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan.
“Diduga pengemudi mengantuk sehingga kendaraan hilang kendali dan menabrak tembok pembatas jalan,” ujar Budi Rahmat.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkannya kepada Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel UPTD Damkar Ciamis bersama anggota Polsek Pamarican langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.
Petugas mengevakuasi kendaraan menggunakan satu unit kendaraan pancar milik Pos WMK Banjarsari.
Proses evakuasi berlangsung lancar hingga kendaraan berhasil dipindahkan dari lokasi kecelakaan sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas.
“Petugas berhasil mengevakuasi kendaraan dengan aman. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” kata Budi.
Operasi penanganan selesai sekitar pukul 02.20 WIB. Setelah memastikan kondisi lokasi aman dan kendaraan telah dievakuasi, seluruh personel kembali ke Pos WMK Banjarsari untuk melanjutkan tugas piket kesiapsiagaan.
Budi mengimbau masyarakat, khususnya pengendara yang melakukan perjalanan pada malam hingga dini hari, agar tidak memaksakan diri mengemudi ketika kondisi tubuh mulai lelah atau mengantuk.
Menurutnya, rasa kantuk dapat mengurangi konsentrasi dan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Karena itu, pengendara disarankan segera beristirahat di tempat yang aman apabila mulai merasakan tanda-tanda kelelahan.
“Apabila mulai merasa mengantuk, sebaiknya segera beristirahat di tempat yang aman. Keselamatan harus menjadi prioritas utama untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya.***














