banner 728x250

OJK Tasikmalaya Gandeng Pemkab Garut Perkuat Pembiayaan Petani Kentang

OJK Tasikmalaya dan Pemkab Garut memperkuat akses pembiayaan petani kentang melalui ekosistem keuangan terintegrasi guna mendorong ekonomi daerah

OJK Tasikmalaya dan Pemkab Garut memperkuat akses pembiayaan petani kentang melalui ekosistem keuangan terintegrasi untuk mendorong agribisnis berkelanjutan. Shotlist.id/Foto: Dok. OJK Tasikmalaya
OJK Tasikmalaya dan Pemkab Garut memperkuat akses pembiayaan petani kentang melalui ekosistem keuangan terintegrasi untuk mendorong agribisnis berkelanjutan. Shotlist.id/Foto: Dok. OJK Tasikmalaya
banner 120x600

GARUT, Shotlist.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Pemerintah Kabupaten Garut terus memperkuat akses keuangan bagi petani kentang melalui pengembangan ekosistem pembiayaan terintegrasi.

Langkah tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Akses Keuangan untuk Pengembangan Komoditas Unggulan Kentang sebagai bagian dari program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Garut.

Focus Group Discussion (FGD) tersebut digelar di Taman Teknologi Pertanian, Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan ini mempertemukan Pemerintah Kabupaten Garut, Dinas Pertanian, lembaga jasa keuangan, BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan penjaminan, koperasi, offtaker, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Forum tersebut bertujuan mengidentifikasi tantangan pengembangan komoditas kentang, memetakan kebutuhan pembiayaan, penjaminan, dan asuransi pertanian, sekaligus merumuskan skema pembiayaan yang menghubungkan seluruh pelaku dalam rantai nilai agribisnis agar usaha petani semakin produktif dan berkelanjutan.

Asisten Manajer OJK Tasikmalaya, Putu Arya Wirasetyanta, yang mewakili Kepala OJK Tasikmalaya, mengatakan penguatan akses keuangan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing komoditas unggulan daerah.

“OJK melalui TPAKD terus mendorong terbentuknya ekosistem pembiayaan yang terintegrasi sehingga petani tidak hanya memperoleh akses pembiayaan, tetapi juga dukungan penjaminan, perlindungan asuransi, serta kepastian pasar. Sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan sektor pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Putu Arya.

Kabupaten Garut dikenal sebagai salah satu sentra hortikultura nasional dengan komoditas kentang sebagai andalan.

Namun, pengembangannya masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari terbatasnya akses pembiayaan formal bagi petani, berakhirnya Program UPLAND sebagai salah satu sumber dukungan pembiayaan, hingga belum optimalnya integrasi rantai pasok dari hulu ke hilir.

Sementara itu, perwakilan Bagian Perekonomian Daerah Kabupaten Garut, Rina, menyambut baik inisiatif OJK Tasikmalaya yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan dalam satu forum kolaboratif.

“Komoditas kentang merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah. Melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis dapat memperkuat ekosistem agribisnis kentang, meningkatkan nilai tambah, memperluas akses pembiayaan, serta meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.

Melalui FGD tersebut, OJK bersama Pemerintah Kabupaten Garut dan seluruh anggota TPAKD berkomitmen menyusun rekomendasi strategis yang mencakup identifikasi berbagai permasalahan pengembangan komoditas kentang, pemetaan kebutuhan pembiayaan, penyusunan skema ekosistem pembiayaan terintegrasi, hingga rencana tindak lanjut yang akan diimplementasikan melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED).

Upaya itu diharapkan mampu memperkuat ekosistem agribisnis kentang, memperluas akses keuangan bagi petani, meningkatkan daya saing komoditas unggulan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Garut yang lebih inklusif dan berkelanjutan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *