banner 728x250

Kandang Ayam di Lumbung Ciamis Terbakar, 4.000 Ekor Ayam Hangus

Kandang ayam di Lumbung, Ciamis, terbakar dini hari. Sekitar 4.000 ekor ayam terdampak dan kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta

Kandang ayam di Lumbung, Ciamis, terbakar pada Kamis (13/8/2016) dini hari. Sekitar 4.000 ekor ayam terdampak dan kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta. Shotlist.id/Foto: Yuni Widiawati
Kandang ayam di Lumbung, Ciamis, terbakar pada Kamis (13/8/2016) dini hari. Sekitar 4.000 ekor ayam terdampak dan kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta. Shotlist.id/Foto: Yuni Widiawati
banner 120x600

CIAMIS, Shotlist.id – Kandang ayam milik Engkos Kosasih (58) di Dusun Babantar, Desa Awiluar, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, terbakar pada Kamis (13/8/2026) dini hari.

Kebakaran menghanguskan kandang seluas sekitar 27 meter persegi yang berisi kurang lebih 4.000 ekor ayam.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan warga pertama kali mengetahui kebakaran sekitar pukul 03.00 WIB.

Saat warga melihat kejadian, api sudah membesar dan berada dalam kondisi flash over.

“Api diketahui oleh warga sudah berada di posisi flash over. Karena ditakutkan api semakin merambat, warga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada anggota Pos WMK Kawali,” kata Budi Rahmat.

Menurut Budi, laporan tersebut langsung direspons petugas Pos WMK Kawali dengan mengerahkan dua armada untuk menuju lokasi, yakni satu unit Pancar Z 8160 T dan satu unit Tanki Z 8447 T.

Petugas berangkat pada pukul 03.05 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 03.15 WIB. Petugas kemudian langsung melakukan pemadaman untuk mengendalikan kobaran api agar tidak merambat ke area lain.

“Petugas merespons laporan lalu menuju tempat kejadian dengan dua armada unit pancar dan unit tangki, kemudian melaksanakan pemadaman,” ujar Budi.

Petugas melanjutkan penanganan dengan proses pendinginan setelah api berhasil dikendalikan.

Langkah tersebut bertujuan memastikan tidak ada bara yang masih menyala dan berpotensi memicu kebakaran susulan.

Budi menyebut kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

Namun, kandang ayam seluas sekitar 27 meter persegi mengalami kerusakan akibat kebakaran.

“Untuk korban jiwa maupun luka tidak ada,” katanya.

Berdasarkan pendataan awal, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.

Sementara penyebab kebakaran masih berupa dugaan sementara yang berkaitan dengan aktivitas pembakaran atau “openan”.

Penanganan berlangsung hingga pukul 06.10 WIB.

Setelah api dinyatakan padam, petugas melakukan observasi, pendataan, serta memberikan edukasi kepada pemilik dan warga sekitar terkait upaya pencegahan kebakaran.

Dalam penanganan tersebut, Pos WMK Kawali melibatkan personel pemadam kebakaran serta unsur Babinsa dan Babinmas.

Respons cepat petugas dan laporan warga menjadi bagian penting dalam mencegah api meluas ke lingkungan sekitar.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *