CIAMIS, Shotlist.id – Sebanyak 54 calon Paskibraka Kabupaten Ciamis disiapkan untuk bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 52 orang.
Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya dan Agama (Idwasbang dan Ketahanan Ekososbudag) Badan Kesbangpol Ciamis, Wiji Subekti, mengatakan seluruh kuota calon Paskibraka tahun ini terpenuhi.
“Kalau tahun kemarin 52, sekarang 54. Kuotanya full, jadi tidak ada yang main dua kali,” ujar Wiji saat ditemui di Taman Lokasana Ciamis, Kamis (13/8/2026).
Dari 54 calon Paskibraka tersebut, terdiri atas 28 putri dan 26 putra. Mereka merupakan perwakilan dari 26 sekolah tingkat SMA, SMK, dan MA, baik negeri maupun swasta di Kabupaten Ciamis.
Wiji menjelaskan, seluruh personel akan dibagi menjadi dua kelompok untuk menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera pada 17 Agustus mendatang.
Sebanyak 27 anggota akan bertugas pada upacara pengibaran bendera pada pagi hari, sedangkan 27 anggota lainnya bertugas pada upacara penurunan bendera pada sore hari.
“Enggak ada yang main dua kali. Jadi selama tidak ada masalah atau kondisi darurat, semuanya yang pagi bertugas pagi, yang sore bertugas sore,” katanya.
Meski demikian, pembagian personel untuk tugas pagi dan sore belum ditetapkan secara final. Penentuan akhir akan dilakukan pada pagi hari 17 Agustus.
“Kalau sekarang belum pasti. Walaupun sekarang dipasang pagi atau sore, belum tentu nanti penugasannya pagi atau sore,” ujarnya.
Wiji mengatakan, proses pembentukan Paskibraka Kabupaten Ciamis telah berlangsung cukup panjang.
Seleksi dimulai sejak Februari hingga Mei 2026, kemudian dilanjutkan dengan seleksi tingkat Provinsi Jawa Barat pada Juni.
Setelah proses seleksi rampung, para calon Paskibraka mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan selama 10 hari, mulai 9 hingga 18 Agustus 2026.
Materi yang diberikan mencakup pembelajaran aktif, pelatihan, hingga pengasuhan. Setelah menyelesaikan pemusatan pelatihan, para calon Paskibraka wajib mengikuti proses pengukuhan.
“Besok malam akan dilaksanakan pengukuhan. Tadinya calon Paskibraka, setelah dikukuhkan menjadi Paskibraka. Itu tahapan yang harus dilewati sebelum mereka melaksanakan tugas,” kata Wiji.
Selain Paskibraka tingkat Kabupaten Ciamis, dua pelajar juga dikirim untuk mengikuti proses seleksi dan penugasan di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Keduanya yakni Muhammad Haikal Habibi dari SMKN 1 Rancah dan Fiandara Aurora dari SMAN 1 Ciamis.
Mereka menjadi perwakilan Kabupaten Ciamis untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Barat 2026.
Persiapan Paskibraka tahun ini juga menghadapi tantangan berbeda dibandingkan 2025.
Jika tahun lalu latihan banyak berlangsung saat musim hujan, tahun ini para calon Paskibraka harus menjalani latihan di tengah musim kemarau.
Meski demikian, kondisi kesehatan peserta sejauh ini terpantau baik. Wiji menyebut tidak ada peserta yang mengalami gangguan kesehatan serius selama proses pelatihan.
“Alhamdulillah anak-anak tidak ada yang sampai tumbang. Kalau ada gejala sudah kita antisipasi karena dari awal ada tenaga medis dan tim kesehatan,” ujarnya.
Tim medis memang telah disiapkan sejak proses seleksi hingga pemusatan pendidikan dan pelatihan untuk memastikan kondisi para peserta tetap terpantau.
Wiji berharap seluruh anggota Paskibraka dapat menjalankan tugas perdana mereka dengan lancar pada upacara HUT ke-81 RI tingkat Kabupaten Ciamis yang akan digelar di Lapang Lokasana.
“Kami berharap semua sehat, tugas penugasan perdana ini bisa berjalan lancar dan sukses, pengennya tanpa kesalahan,” pungkasnya.***














