PANGANDARAN, Shotlist.id – Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Nasional Pangandaran-Cijulang, tepatnya di Desa Kondangjajar, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026).
Kecelakaan melibatkan truk pengangkut tabung gas LPG 3 kilogram, mobil Daihatsu Ayla, dan sebuah mobil pikap.
Dalam kecelakaan itu, sopir truk LPG bernama Ucu Dian Nurdiansah, warga Sidomulyo, Kabupaten Pangandaran, meninggal dunia.
Sementara kernet truk, Ardiansyah, mengalami luka parah. Dua orang yang berada di dalam mobil Ayla juga mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Pandega Pangandaran.
Adapun sopir pikap mengalami luka ringan.
Kecelakaan terjadi saat truk pengangkut LPG melaju dari arah Pangandaran menuju Cijulang.
Berdasarkan video amatir yang beredar, truk tersebut terguling di tengah badan jalan. Puluhan tabung LPG yang dibawanya kemudian berserakan di sekitar lokasi kecelakaan.
Sejumlah tabung bahkan terlempar hingga ke depan rumah warga dan menyebabkan pagar mengalami kerusakan.
Menurut keterangan saksi, kecelakaan terjadi ketika truk memasuki tikungan. Kendaraan tersebut diduga oleng hingga kehilangan kendali dan terguling.
Truk kemudian menabrak mobil Daihatsu Ayla dan pikap yang melaju dari arah berlawanan.
Benturan keras membuat ketiga kendaraan mengalami kerusakan. Kondisi jalan juga sempat dipenuhi tabung LPG yang terlempar dari bak truk.
Sopir truk LPG, Ucu Dian Nurdiansah, sempat terjepit di dalam kabin kendaraan setelah kecelakaan terjadi.
Warga bersama petugas kemudian melakukan evakuasi untuk mengeluarkan korban dari dalam kendaraan.
Namun, kondisi Ucu kritis. Ia meninggal dunia dalam perjalanan saat hendak dibawa ke rumah sakit.
Sementara kernet truk, Ardiansyah, mengalami luka parah dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Saksi sekaligus sopir pikap, Dodi, mengatakan truk bermuatan LPG tersebut melaju dari arah Pangandaran sebelum oleng dan menabrak kendaraan dari arah berlawanan.
“Mobil bermuatan mengalami tekor hingga oleng dengan melaju sangat kencang sehingga menabrak mobil Daihatsu Ayla. Saya dari arah Cijulang sempat menghindar tapi masih kena. Saya sendiri kaget dan syok,” ujar Dodi.
Dodi mengaku hanya mengalami luka ringan akibat kecelakaan tersebut.
Ia juga mengetahui sopir truk LPG meninggal dunia, sedangkan korban lainnya masih mendapatkan penanganan medis.
Kasatlantas Polres Pangandaran AKP Firman Hidayat Pinim membenarkan kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan tersebut.
Menurutnya, kendaraan yang terlibat terdiri dari truk pengangkut gas elpiji, mobil minibus, dan pikap.
Firman mengatakan kecelakaan bermula ketika truk gas elpiji melaju dari arah Pangandaran menuju Cijulang dan kemudian terlibat tabrakan dengan mobil Ayla.
“Terjadinya kecelakaan berawal sebuah truk gas elpiji dari arah Pangandaran-Cijulang dan menabrak mobil Ayla. Namun masih pendalaman, dan untuk keseluruhan korban masih dalam penanganan medis di RSUD Pandega,” kata Firman.
Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Petugas mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta memeriksa kondisi kendaraan yang terlibat untuk mengetahui rangkaian kejadian secara utuh.
Pasca kecelakaan, petugas Satlantas Polres Pangandaran langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas juga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi karena kendaraan yang terlibat kecelakaan serta puluhan tabung LPG sempat memenuhi badan jalan.
Proses evakuasi dan penanganan kecelakaan dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan sekaligus memastikan kondisi lokasi kembali aman.
Kendaraan yang terlibat kecelakaan kemudian diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi masih memeriksa seluruh rangkaian kejadian, termasuk kondisi kendaraan dan faktor yang diduga menyebabkan truk LPG kehilangan kendali hingga terguling dan menabrak dua kendaraan dari arah berlawanan.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan Satlantas Polres Pangandaran.***














