banner 728x250

Bukan Siang Hari, Pengukuhan Paskibraka Ciamis 2026 Digelar Malam, Ini Alasannya

Sebanyak 54 anggota Paskibraka Kabupaten Ciamis 2026 resmi dikukuhkan. Mereka siap bertugas dalam pengibaran dan penurunan Merah Putih pada 17 Agustus

Sebanyak 54 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Ciamis Tahun 2026 resmi dikukuhkan di Halaman Pendopo Ciamis, Jumat (14/8/2026) malam. Shotlist.id/Foto: FL
Sebanyak 54 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Ciamis Tahun 2026 resmi dikukuhkan di Halaman Pendopo Ciamis, Jumat (14/8/2026) malam. Shotlist.id/Foto: FL
banner 120x600

CIAMIS, Shotlist.id – Ada yang berbeda dalam pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Ciamis Tahun 2026.

Jika biasanya digelar pada siang hari, prosesi pengukuhan 54 anggota Paskibraka tahun ini justru dilaksanakan pada malam hari.

Pengukuhan berlangsung di Halaman Pendopo Ciamis, Jumat (14/8/2026) malam.

Prosesi tersebut menjadi penanda bahwa puluhan putra-putri terbaik Kabupaten Ciamis itu resmi menyandang status sebagai Paskibraka dan siap menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Ciamis, Dr. R. Yadi Tisyadi, mengatakan perubahan waktu pelaksanaan tersebut merupakan keinginan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.

Menurut Yadi, pengukuhan sengaja dilaksanakan malam hari agar suasana prosesi berlangsung lebih khidmat.

“Untuk pengukuhan tahun 2026 ini memang ada hal yang berbeda. Seperti keinginan Pak Bupati, waktu pelaksanaan pengukuhan ingin dilaksanakan malam hari,” ujar Yadi.

Ia mengatakan selama ini prosesi pengukuhan Paskibraka biasanya dilakukan pada siang hari.

Namun, pada tahun ini pemerintah daerah memilih waktu malam untuk memberikan nuansa berbeda sekaligus meningkatkan kekhidmatan acara.

“Yang selama ini memang biasanya siang hari dan untuk tahun 2026 ini ingin dilaksanakan malam hari agar pelaksanaannya lebih khidmat,” katanya.

Sebanyak 54 anggota Paskibraka mengikuti prosesi pengukuhan setelah sebelumnya menjalani rangkaian panjang mulai dari seleksi, pendidikan, pelatihan hingga pembinaan.

Setelah dikukuhkan, mereka secara resmi menjadi Paskibraka Kabupaten Ciamis Tahun 2026 dan mendapat amanah untuk melaksanakan tugas pada upacara pengibaran serta penurunan bendera Merah Putih, Senin (17/8/2026).

Yadi menjelaskan pengukuhan merupakan salah satu tahapan penting sebelum seluruh anggota menjalankan tugas pada momentum peringatan kemerdekaan.

“Ini merupakan salah satu tahapan untuk nanti tanggal 17 pelaksanaan kenaikan dan penurunan bendera. Jadi sebelum mereka melaksanakan tugas, malam ini dikukuhkan secara sah oleh Pak Bupati,” tuturnya.

Dengan pengukuhan tersebut, ke-54 anggota Paskibraka dinyatakan sah sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Ciamis Tahun 2026.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah melewati proses pembentukan dengan penuh disiplin.

Menurut Herdiat, menjadi anggota Paskibraka bukanlah sesuatu yang bisa diraih dengan mudah.

Para anggota harus melewati berbagai tahapan seleksi dan pelatihan yang membutuhkan ketahanan fisik maupun mental.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya mengucapkan selamat kepada adik-adikku, 54 anggota Paskibraka Ciamis Tahun 2026 yang baru saja dikukuhkan. Saya juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan, kerja keras dan kedisiplinan yang telah ditunjukkan,” ujar Herdiat.

Herdiat mengingatkan tugas Paskibraka tidak sebatas menjalankan prosesi tahunan pada peringatan kemerdekaan.

Menurutnya, pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih memiliki makna besar karena berkaitan dengan simbol kedaulatan, perjuangan, serta persatuan bangsa.

“Paskibraka adalah putra-putri kebanggaan masyarakat Kabupaten Ciamis. Menjadi Paskibraka adalah sebuah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

Selain menjalankan tugas pada 17 Agustus, Herdiat meminta para anggota Paskibraka Ciamis menjadikan pengalaman selama mengikuti pembinaan sebagai bekal untuk membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan.

Ia berharap para anggota mampu menjadi teladan, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.

“Berusahalah menjadi teladan yang baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Kalian adalah bagian dari calon pemimpin bangsa di masa yang akan datang dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Herdiat juga meminta seluruh anggota menjaga nama baik keluarga, sekolah, masyarakat, dan Kabupaten Ciamis selama maupun setelah menjalankan tugas sebagai Paskibraka.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ciamis juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua dan guru yang telah memberikan dukungan selama proses seleksi hingga pelatihan.

Apresiasi turut diberikan kepada para pelatih, pembina, fasilitator, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembentukan Paskibraka Kabupaten Ciamis 2026.

“Terima kasih atas segala perjuangan, kerja keras dan kesabarannya dalam membina, membimbing dan melatih Paskibraka Kabupaten Ciamis,” ucap Herdiat.

Dukungan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mempersiapkan 54 anggota Paskibraka agar mampu menjalankan tugas dengan disiplin, kompak, dan penuh tanggung jawab.

Salah satu anggota Paskibraka Ciamis 2026, Iqlima Amatul Mugit (16), siswi SMAN 2 Ciamis, mengaku bangga setelah berhasil melewati seluruh proses seleksi dan pelatihan.

Menurut Iqlima, menjadi Paskibraka merupakan pengalaman istimewa karena tidak semua pelajar mendapatkan kesempatan tersebut.

“Yang pastinya senang bangga, karena nggak semua bisa lolos,” ujar Iqlima.

Ia mengatakan dukungan kedua orang tuanya menjadi salah satu sumber semangat selama mengikuti proses seleksi hingga akhirnya terpilih menjadi bagian dari 54 anggota Paskibraka Ciamis.

Keinginan menjadi Paskibraka bahkan sudah muncul sejak dirinya masih kecil. Iqlima mengaku terinspirasi dari anggota keluarganya yang pernah mengikuti Paskibra.

“Terima kasih kepada Allah SWT dan juga kepada kedua orang tua yang selalu mendukung apa yang anaknya inginkan,” katanya.

Iqlima mengungkapkan proses seleksi Paskibraka Kabupaten Ciamis telah dimulai sejak Maret 2026.

Perjalanan tersebut tidak mudah. Ia harus menghadapi berbagai tahapan seleksi dan menjalani pelatihan dengan tuntutan disiplin serta ketahanan fisik.

“Proses seleksi yang pastinya sangat berat, tapi karena kita melaluinya jadi ya mengikuti alur saja,” ucapnya.

Setelah melalui seluruh tahapan tersebut, Iqlima akhirnya masuk dalam jajaran 54 anggota Paskibraka Kabupaten Ciamis Tahun 2026.

Pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Iqlima mendapat tugas sebagai bagian dari Pasukan 17.

Dengan prosesi pengukuhan yang telah selesai, seluruh anggota Paskibraka kini tinggal mempersiapkan diri menghadapi tugas utama pada Senin (17/8/2026).

Yadi berharap seluruh rangkaian pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih dapat berlangsung lancar tanpa kendala.

“Harapannya mudah-mudahan nanti di hari Senin tidak ada kendala, bisa lancar semuanya, sukses dalam melaksanakan amanah tanggung jawab dalam pengibaran bendera nanti,” katanya.

Bagi 54 anggota Paskibraka Ciamis, momentum 17 Agustus 2026 bukan sekadar menjalankan tugas baris-berbaris.

Mereka membawa amanah untuk mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Setelah ditempa melalui proses panjang sejak seleksi hingga pembinaan, para putra-putri terbaik Ciamis itu kini siap menjalankan tugas sekaligus membuktikan hasil dari disiplin, kerja keras, kekompakan, dan tanggung jawab yang telah mereka bangun selama proses pelatihan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *