banner 728x250

Cincin Titanium Nyangkut di Jari, Warga Banjaranyar Ciamis Minta Bantuan Damkar

Cincin titanium terjepit di jari warga Banjaranyar, Ciamis. Petugas damkar menggunakan mini grinder untuk melepaskannya

Petugas Damkar Pos WMK Banjarsari mengevakuasi cincin titanium yang terjepit di jari warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Banjaranyar, Ciamis, Jumat (21/8/2026). Shotlist.id/Foto: Istimewa
Petugas Damkar Pos WMK Banjarsari mengevakuasi cincin titanium yang terjepit di jari warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Banjaranyar, Ciamis, Jumat (21/8/2026). Shotlist.id/Foto: Istimewa
banner 120x600

CIAMIS, Shotlist.id – Petugas Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari, Kabupaten Ciamis, turun tangan membantu seorang warga yang mengalami masalah pada jari akibat cincin titanium yang tidak bisa dilepas.

Cincin tersebut terjepit di jari manis kiri Dedes Sultoni (38), warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (21/8/2026). Karena cincin tidak kunjung bisa dilepas, Dedes akhirnya mendatangi Pos WMK Banjarsari untuk meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan laporan tersebut diterima petugas sekitar pukul 09.28 WIB.

Petugas kemudian langsung melakukan pemeriksaan terhadap kondisi jari sebelum mengambil tindakan untuk melepaskan cincin.

“Awalnya korban mencoba cincin titanium di jari manis sebelah kiri. Namun saat hendak dilepas, cincin tersebut tidak bisa terlepas,” kata Budi Rahmat.

Setelah memastikan kondisi cincin dan jari korban, petugas melakukan evakuasi menggunakan peralatan khusus.

Cincin titanium tersebut akhirnya dipotong menggunakan mini grinder.

Proses pemotongan dilakukan secara perlahan dan hati-hati. Petugas harus memastikan alat tidak mengenai jari korban selama proses pelepasan cincin berlangsung.

Budi mengatakan, penanganan dilakukan sebagai bentuk respons petugas terhadap laporan masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat maupun situasi tertentu.

“Petugas merespons laporan dan melaksanakan evakuasi cincin di jari tersebut dengan aman dan selamat,” ujarnya.

Tiga petugas Pos WMK Banjarsari terlibat dalam proses evakuasi. Mereka yakni Bintang, Rizki dan Anto.

Ketiganya bekerja sama saat melakukan pemotongan cincin yang menempel pada jari manis kiri korban.

Setelah cincin berhasil dilepaskan, petugas kembali memeriksa kondisi jari korban untuk memastikan tidak terdapat persoalan akibat proses evakuasi.

Penanganan akhirnya selesai sekitar pukul 09.36 WIB. Kondisi di lokasi dinyatakan aman dan petugas kemudian kembali ke Pos WMK Banjarsari untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan.

Kejadian tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar berhati-hati ketika menggunakan aksesori berupa cincin, terutama apabila ukurannya terlalu ketat dan berpotensi sulit dilepas.

Dalam kondisi cincin sudah terjepit dan sulit dilepaskan, masyarakat sebaiknya tidak memaksakan diri karena dapat berisiko menyebabkan cedera pada jari.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *