CIAMIS, Shotlist.id — Kebakaran lahan terjadi di Dusun Karanganyar, Desa Langkapsari, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Senin (31/8/2026) malam.
Kobaran api terlihat warga di pinggir jalan menuju Sumur Bandung sekitar pukul 23.15 WIB.
Khawatir api meluas, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat Desa Langkapsari hingga diteruskan ke Pos WMK Banjarsari.
Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan laporan diterima petugas sekitar pukul 23.22 WIB.
Petugas Pos WMK Banjarsari kemudian langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan satu unit kendaraan pancar dan empat personel.
“Petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Respon time dari laporan hingga petugas tiba di lokasi sekitar delapan menit,” kata Budi Rahmat.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman pada area lahan yang terbakar.
Petugas juga melakukan observasi dan pengecekan menyeluruh guna memastikan tidak terdapat titik api lain yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
“Setelah dilakukan pemadaman dan pengecekan menyeluruh, petugas memastikan api benar-benar padam sehingga situasi di lokasi dinyatakan aman,” ujar Budi.
Kebakaran tersebut menghanguskan lahan dengan luas sekitar 150 meter persegi. Hingga proses penanganan selesai, petugas belum mengetahui pemilik lahan maupun penyebab pasti kebakaran.
Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Petugas juga belum mencatat adanya taksiran kerugian material.
Penanganan kebakaran turut melibatkan perangkat Desa Langkapsari dan warga sekitar. Selain melakukan pemadaman, petugas melakukan pendataan serta memastikan kondisi lingkungan sekitar aman.
Sementara itu, dua personel, yakni Icep dan Gilang, tetap berada di Pos WMK Banjarsari untuk menjaga kesiapsiagaan selama proses penanganan berlangsung.
Sekitar pukul 23.45 WIB, kondisi di lokasi dinyatakan aman. Petugas kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke Pos WMK Banjarsari untuk melanjutkan tugas piket.
Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama pada malam hari ketika kondisi lingkungan relatif sepi dan kobaran api berpotensi terlambat diketahui.***














