banner 728x250

Ringankan Beban Pengayuh Lansia, 160 Becak Listrik Bantuan Presiden Disalurkan di Ciamis

Sebanyak 160 pengayuh becak di Ciamis menerima becak listrik bantuan Presiden Prabowo. Bantuan diharapkan meringankan beban fisik dan meningkatkan pendapatan

Para pengayuh saat test drive 160 becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto di depan Aula Gedung PKK Kabupaten Ciamis, Minggu (6/9/2026). Shotlist.id/Foto: FL
Para pengayuh saat test drive 160 becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto di depan Aula Gedung PKK Kabupaten Ciamis, Minggu (6/9/2026). Shotlist.id/Foto: FL
banner 120x600

CIAMIS, Shotlist.id — Sebanyak 160 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto dengan nilai sekitar Rp22 juta per unit dibagikan gratis kepada pengayuh becak di Kabupaten Ciamis.

Bantuan ini ditujukan terutama untuk meringankan beban mereka yang telah lanjut usia sekaligus menjaga sumber penghasilan keluarga.

Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Gedung PKK Kabupaten Ciamis, Minggu (6/9/2026), melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan GSN, Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, mengatakan seluruh becak listrik tersebut diberikan secara gratis kepada masyarakat penerima manfaat.

Menurut Firman, program tersebut merupakan bentuk perhatian terhadap para pengayuh becak yang selama ini masih mengandalkan tenaga fisik untuk mencari nafkah.

Perhatian tersebut, kata dia, terutama ditujukan kepada pengayuh yang telah berusia 60 tahun ke atas dan masih harus mengayuh becak secara manual untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Jauh sebelum beliau menjabat presiden, beliau melihat bagaimana kesulitan masyarakat atau warga yang 60 tahun ke atas masih mengayuh becak secara manual. Beliau merasa sedih melihat kondisi tersebut,” kata Firman.

Gagasan pemberian becak listrik kemudian diwujudkan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.

Firman mengatakan, bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mengurangi beban fisik penerima manfaat.

Becak listrik juga, lanjutnya, diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan produktivitas sehingga berdampak terhadap pendapatan keluarga.

“Yang pertama bisa meringankan beban para bapak sekalian yang selama ini mengayuh secara manual. Kemudian yang kedua bisa meningkatkan perekonomian dan pendapatan bapak-bapak semua,” ujarnya.

Program serupa, tambah Firman, telah disalurkan di sejumlah daerah lainnya, termasuk Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Dengan nilai sekitar Rp22 juta per unit, total nilai 160 becak listrik yang disalurkan di Ciamis mencapai sekitar Rp3,52 miliar.

Karena memiliki nilai ekonomis cukup besar dan ditujukan sebagai sarana mencari nafkah, Firman meminta para penerima menjaga serta menggunakan bantuan tersebut sesuai peruntukannya.

Ia secara tegas mengingatkan agar becak listrik tidak dijual, disewakan, dipindahtangankan maupun digadaikan.

“Jangan dijual, jangan direntalkan, jangan dipindahtangankan dan jangan digadaikan. Mudah-mudahan ini bisa digunakan untuk meningkatkan penghasilan dan membantu perekonomian keluarga,” tegasnya.

Pemkab Ciamis Diharap Siapkan Fasilitas Charging

Selain penyaluran becak listrik, Yayasan GSN berharap Pemerintah Kabupaten Ciamis dapat memberikan dukungan agar program tersebut dapat berjalan berkelanjutan.

Salah satu fasilitas yang diharapkan tersedia adalah tempat pengisian daya atau charging baterai becak listrik.

Fasilitas tersebut diharapkan dapat digunakan para penerima secara gratis sehingga mereka tidak terbebani biaya pengisian daya dan dapat memanfaatkan becak listrik secara optimal untuk aktivitas sehari-hari.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyambut baik bantuan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Yayasan GSN atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Ciamis.

“Alhamdulillah, pada pagi hari ini kita dapat berkumpul bersama, yang paling utama untuk bersilaturahmi dalam agenda pemberian bantuan becak listrik dari Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional,” ujar Herdiat.

Menurut Herdiat, penggunaan becak listrik akan membantu para pengayuh karena tidak lagi sepenuhnya mengandalkan kekuatan kaki seperti saat menggunakan becak konvensional.

Herdiat bahkan mengaku telah mencoba langsung becak listrik tersebut.

“Kemarin saya mencoba, ternyata sangat mudah dan sangat ringan. Mudah-mudahan Bapak-Ibu penerima manfaat bisa lebih menghemat tenaga,” katanya.

Ia meminta para penerima memanfaatkan bantuan tersebut untuk menunjang aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Herdiat juga mengingatkan agar becak listrik yang diterima tidak diperjualbelikan.

“Saya kira ini harus betul-betul ditaati, sehingga Bapak-Ibu bisa memanfaatkannya untuk membantu kehidupan dan kesejahteraan keluarga masing-masing,” tegasnya.

Sebanyak 160 unit becak listrik tersebut disalurkan kepada penerima manfaat yang tersebar di lima kecamatan, yakni Banjarsari, Pamarican, Ciamis, Lakbok, dan Purwadadi.

Penyerahan bantuan kemudian ditandai dengan kegiatan test drive. Bupati Ciamis Herdiat Sunarya melepas para pengayuh becak dari depan Aula Gedung PKK Kabupaten Ciamis sebagai titik awal penggunaan becak listrik.

Bantuan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pemberian kendaraan, tetapi benar-benar menjadi sarana produktif bagi para penerima manfaat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *