CIAMIS – Aktivitas belajar di SMP Negeri 4 Rancah, Kabupaten Ciamis, dipastikan terdampak setelah kebakaran menghanguskan sebuah kantin dan satu ruang kelas, Selasa (21/7/2026) dini hari.
Petugas UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) berhasil mencegah kobaran api meluas ke bangunan lain, sementara penyebab kebakaran diduga akibat korsleting arus listrik.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 04.15 WIB oleh warga yang hendak menunaikan salat Subuh.
“Sekitar pukul 04.15 WIB api diketahui sudah membesar oleh warga yang hendak ke masjid. Dugaan sementara api berasal dari korsleting arus listrik,” ujar Budi Rahmat.
Mengetahui kejadian tersebut, warga segera melaporkan peristiwa itu kepada Kasi Trantib Kecamatan Rancah, Atim, yang kemudian meneruskan informasi ke Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Rancah.
Laporan diterima petugas pada pukul 04.43 WIB. Empat menit kemudian, satu regu pemadam bersama armada langsung diberangkatkan menuju lokasi.
Dengan waktu tanggap sekitar lima menit, petugas tiba di SMPN 4 Rancah pada pukul 04.52 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman.
“Petugas langsung melaksanakan pemadaman di area yang terbakar, dilanjutkan dengan pendinginan dan observasi menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” kata Budi.

Objek yang terbakar meliputi sebuah kantin sekolah berukuran sekitar 6 x 8 meter dan satu ruang kelas berukuran sekitar 6 x 5 meter.
Berkat penanganan cepat, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan sekolah lainnya.
Selain memadamkan api, personel Damkar juga melakukan pendataan, memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan kebakaran, serta menyosialisasikan layanan darurat Pemadam Kebakaran Kabupaten Ciamis.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut karena kebakaran terjadi sebelum aktivitas belajar mengajar dimulai.
Namun, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp35 juta.
Proses penanganan melibatkan personel Pos WMK Rancah bersama Koramil Rancah, aparat Desa Cisontrol, pegawai sekolah, dan warga sekitar. Petugas mengerahkan satu unit mobil pancar serta satu unit mobil tangki water supply untuk mempercepat proses pemadaman.
Setelah memastikan seluruh titik api padam, situasi di lokasi dinyatakan aman sekitar pukul 06.15 WIB.
Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting arus listrik, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.*** (Yosep Trisna)














