banner 728x250

Dapur Warga di Baregbeg Ciamis Hangus Terbakar, Diduga Dipicu Bara Tungku yang Belum Padam

Dapur warga di Baregbeg, Ciamis terbakar diduga akibat bara tungku yang belum padam. Kerugian diperkirakan mencapai Rp10 juta

Petugas UPTD Damkar Ciamis melakukan pemadaman dan pendinginan setelah kebakaran menghanguskan dapur warga di Desa Petir Hilir, Kecamatan Baregbeg, Selasa (4/8/2026) malam. Shotlist.id/Foto: FL
Petugas UPTD Damkar Ciamis melakukan pemadaman dan pendinginan setelah kebakaran menghanguskan dapur warga di Desa Petir Hilir, Kecamatan Baregbeg, Selasa (4/8/2026) malam. Shotlist.id/Foto: FL
banner 120x600

CIAMIS, Shotlist.id – Sebuah dapur milik warga di Dusun Sukaharja, Desa Petir Hilir, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, hangus dilalap api pada Selasa (4/8/2026) malam.

Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku setelah digunakan untuk memasak keripik pada sore harinya.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Namun, bangunan dapur semi permanen berukuran sekitar 4 x 4 meter ludes terbakar dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan laporan kebakaran diterima UPTD Damkar Ciamis pada pukul 21.25 WIB dari Yanti Rismayanti, keponakan pemilik rumah.

Petugas langsung diberangkatkan ke lokasi dan tiba sekitar 10 menit kemudian untuk melakukan pemadaman.

“Laporan kami terima pukul 21.25 WIB. Tim langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain,” ujar Budi Rahmat, Rabu (5/8/2026).

Rumah yang terdampak diketahui milik Dedi (72), warga Desa Petir Hilir. Berdasarkan hasil asesmen petugas, titik awal kebakaran berasal dari area dapur yang sebelumnya digunakan untuk memasak.

Budi menjelaskan, dugaan sementara api berasal dari bara yang masih menyala di dalam tungku.

Setelah selesai memasak keripik pada sore hari, dapur ditinggalkan tanpa memastikan bara api benar-benar padam.

“Diduga masih terdapat bara api di dalam tungku yang kemudian kembali menyala dan membakar material mudah terbakar di sekitar dapur hingga akhirnya memicu kebakaran,” katanya.

Kobaran api baru diketahui saat pemilik rumah mendengar suara letupan dari arah belakang rumah.

Ketika diperiksa, api sudah membesar dan membakar seluruh bangunan dapur. Menyadari kondisi semakin berbahaya, keluarga segera menghubungi petugas Damkar untuk meminta bantuan.

Merespons laporan tersebut, UPTD Damkar Ciamis mengerahkan satu unit mobil pemadam bernomor polisi Z 8164 T beserta personel menuju lokasi.

Berkat penanganan cepat, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan utama maupun rumah warga di sekitarnya.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan hingga sekitar pukul 22.20 WIB untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Selain itu, petugas juga melakukan observasi, pendataan, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memastikan api benar-benar padam setelah menggunakan tungku.

“Kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu memastikan bara api benar-benar padam setelah selesai menggunakan tungku untuk mencegah terjadinya kebakaran,” tutur Budi Rahmat.

Penanganan kebakaran melibatkan personel UPTD Damkar Ciamis bersama Tagana, Dinas Sosial, aparat Desa Petir Hilir, pihak Kecamatan Baregbeg, serta warga sekitar yang turut membantu proses pemadaman.

Setelah dipastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa, situasi di lokasi dinyatakan aman dan seluruh personel kembali ke markas untuk melanjutkan tugas piket kesiapsiagaan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *